Tuesday, 16 September 2008

Mau atau Tidak???

Dear All,
Hari minggu kemarin saya mengikuti kebaktian di sebuah vihara di Balikpapan. Awal masuk ke Vihara tersebut saya sempat terkagum-kagum dengan banyaknya anak-anak yang di Dharmasala. Mereka semua terlihat sangat antusias. Kemudian saya pun mengikuti kebaktian.

Tetapi setelah menjelang kebaktian berakhir, seorang pria setengah baya maju kedepan membacakan absen. Saya pun terhenyak karena pada saat pembacaan absen itu ada disebutkan mengenai nilai yang akan diberikan yang berhubungan dengan pelajaran agama Buddha di sekolah. Ternyata anak-anak ini aktif untuk ikut kebaktian hanya karena nilai semata. Tetapi lama-lama aku pun menyadari mungkin ini hanya tahap pembelajaran buat anak-anak tersebut, karena dengan dipaksa untuk terbiasalah mereka mungkin dapat untuk mulai memahami agama Buddha. Mungkin awalnya terkesan radikal tetapi inilah kenyataan bahwa dalam Buddhism sekarang ini kebanyakan anak-anak tidak ditanamkan kedisiplinan Buddhism dalam lingkungan sekolah maupun keluarga. Dengan harapan bimbingan orang tua dan guru-guru agama lah mungkin dikemudian hari umat Buddha dapat semakin berkembang tidak seperti saat ini dimana banyak anak yang terlahir dalam keluarga bertradisi Buddhism tetapi setelah dewasa mereka berganti kepercayaan. Mengapa??? Mungkin karena tidak diterapkannya cara yang saya lihat di Vihara di Balikpapan ini. Menurut anda bagaimana?

Baca Selengkapnya...