
Takut...
Itulah yang sering muncul dalam pikiran kita jika sedang sendiri..
Seringkali hal yang paling banyak ditakuti itu adalah "penampakan".
Kenapa?? Karena salah didikan dari kecil. Ingat gak seringkali anak kecil dilarang apapun selalu dikatakan "Jangan kesana... Ntar digigit setan lho.." Saat itu mungkin efektif untuk mengawasi anak-anak yang aktif. Apa yang terjadi setelah dewasa??
Takut setanlah yang sering muncul.
Saya punya sebuah kisah yang kualami di sebuah hotel disalah satu kota di Indonesia. Saat itu hotel sedang penuh dan saya ditawarkan kamar ukuran standard dengan harga yang lebih murah tapi fasilitas seperti kelas superior. Posisi kamar tersebut ada di bagian paling ujung koridor. Malam pertama saat tengah malam saya terbangun oleh suara tangisan yang mengganggu dan kulihat tidak ada siapa siapa dalam kamar. Kududuk dan mencari-cari asal suara dan akhirnya suara itu hilang. Sayapun cuma mengucapkan, "Semoga semua makhluk hidup berbahagia". Karena sudah terbangun dan kebetulan saat itu ada siaran sepakbola, maka saya pun melanjutkan menonton sepakbola hingga selesai. Kemudian saya tidur dan akhirnya saya terbangun lagi karena suara cekikikan anak kecil. Sayapun cuma mengucapkan lagi, "Semoga semua makhluk hidup berbahagia".
Sayapun lalu mencari lagi suara itu dan kemudian suara itu hilang lagi. Akhirnya saya pun tak dapat tidur lagi hingga pagi. Pada hari kedua dikamar itu saya akhirnya tidak mendengar lagi suara-suara itu..
Hikmah yang dapat kupetik dari kejadian ini dari sudut pandang psikologi: alam bawah sadar saya sudah terprogram akan kalimat-kalimat "Awas ada setan" pada saat masih kanak-kanak sehingga pikiran ku ini menciptakan rasa takut saat itu.
Dari sudut pandang agama: Saya malah menunggu munculnya lagi suara-suara itu.. Karena saya yakin makhluk dari alam lain jika menampakkan diri keseseorang berarti sedang membutuhkan bantuan..
Tetapi bukan kah seringkali rasa takut yang muncul itu malah membawa keberhasilan?? Misalnya pada saat ketakutan dikejar anjing gila.. Mungkin kita bahkan sanggup melompati pagar yang kalau dipikir-pikir hanya atlit lompat tinggi kelas dunia saja yang sanggup. Atau pada saat ketakutan akan "penampakan", mungkin kita dapat melafalkan sebuah doa/ mantra yang mungkin pada saat normal kita tidak hafal..
Jadi jika ingin sukses, kelola lah rasa takut itu menjadi energi yang berguna buat diri sendiri. Jangan kalah akan rasa takut itu.. Karena rasa takut mampu mengeluarkan kemampuan terpendam dalam diri kita....
Ceng Beng 10 April 2016
9 years ago

No comments:
Post a Comment